“Jika kau bertanya seberapa besar cintaku padamu, aku tak akan menjawab apa pun. Aku hanya akan menggenggam tanganmu, mengisi celah di antara jari-jarimu, dan menggenggammu hingga semua keraguanmu sirna.”
Tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Semua sudah tersusun rapih oleh sang Maha Kuasa, kita tidak bisa memilih kepada siapa kita akan jatuh cinta. Kami bertemu pada tahun 2020 (wisuda sarjana (S1), tanpa mengenal nama dan komunikasi dan nama kontak di HP (bang salempang dong).
Kami kembali bertemu di tahun 2022, (wisuda pascasarjana), tanpa komunikasi dan belum mengenal nama lagi tentunya, hingga pada akhirnya tahun 2023 saling chat untuk buka usaha bareng.
Pada Februari 2024 kami komunikasi dan saling mengenal dan insyallah akan menjadi rekan kerja seumur hidup. Tidak ada yang menyangka bahwa pertemuan itu membawa kami pada suatu ikatan cinta yang suci hari ini.
Karena kami sudah sama merasa selesai dengan diri sendiri dan merasa bahwa harus ada sosok yang bisa diajak dalam berbagi kehidupan.
Menjadi sosok yang bisa diajak berkeluh kesah, kecewa, senang dan bahagia bersama tentunya juga ingin menyempurnakan separuh agama ini, tanpa terlalu lama kami menjalin hubungan.
Bismillah kami putuskan untuk ke jenjang pernikahan pada tanggal 24-04-2024.
Percayalah, bukan karena bertemu lalu berjodoh tapi karena berjodohlah kami dipertemukan, kami memutuskan untuk mengikrarkanjanji suci pernikaha. Kami di bulan September ini insyallah sebagaiamana yang pernah dikatakan oleh Saydina Ali bin Abi Thalib “Apa yang menjadi takdirmu akan menemukan jalannya untuk menemukanmu”